Categories
Uncategorized

Pura Tanah Lot Bali, Destinasi Wisata Paling Indah di Pulau Dewata

Mendengar nama Pura Tanah Lot di Bali, hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah, tentu saja, pemandangan yang eksotis. Candi ini sering berupa kalender berwarna dengan penampilan yang indah. Selain itu, candi ini kokoh di pantai, di atas batu besar.

Pura Tanah Lot Bali ini terletak di Beraban, Kediri, Tabanan. Lokasinya sekitar 13 kilometer dari pusat kota Tabanan. Di sini, pengunjung juga dapat melihat dua bangunan candi yang berdiri tegak di atas batu raksasa.

Matahari terbenam di Pura Tanah Lot di Bali

Tempat ini juga dikenal sebagai destinasi wisata wajib dikunjungi bagi wisatawan yang datang ke Bali. Dan waktu terbaik untuk menyaksikan keindahan alam di Pura Tanah Lot Bali adalah sore hari. Saat itu, traveler akan bisa melihat pemandangan candi dengan hiasan matahari terbenam.

Upacara keagamaan di Pura Tanah Lot

Selain sebagai tempat wisata, Pura Tanah Lot di Bali masih digunakan sebagai tempat untuk menyembah Hindu Bali. Mereka juga melakukan upacara keagamaan secara teratur. Selain itu, perayaan yang disebut Odalan juga diadakan di sini. Perayaan Odalan diadakan di Pura Tanah Lot setiap 210 hari.

Selain perayaan Odalan, tentu saja, komunitas Hindu Bali juga menggunakan Pura Tanah Lot untuk kegiatan keagamaan lainnya. Ini termasuk merayakan Galungan dan Kuningan. Dan pada saat itu, pengelana itu tidak hanya dapat melihat pemandangan matahari terbenam di Pura Tanah Lot, tetapi juga dapat menyaksikan kesucian upacara keagamaan yang diadakan di sana oleh orang-orang Hindu.

Sejarah Pura Tanah Lot di Bali

Konon, Tanah Lot Bali muncul berdasarkan kisah yang terjadi pada abad ke-15 Masehi. C. Pada saat itu, ada seorang pria bernama Bhagawan Dang Hyang Nirartha yang sedang dalam misi untuk menyebarkan agama Hindu di pulau Bali. Pada saat itu, Bali dikendalikan oleh Raja Dalem Waturenggong, yang ternyata menyambut niat Dang Hyang Nirartha.

Dang Hyang Nirartha juga berhasil menjalankan misinya. Menyebarkan agama Hindu ke berbagai penjuru pulau Bali. Hanya ternyata niat Dang Hyang Nirartha bertemu dengan oposisi dari Bendesa Beraban Sakti, pemimpin Desa Beraban yang dikunjungi oleh Dang Hyang Nirartha pada saat itu.

Akhirnya, Dang Hyang Nirartha melakukan meditasi di atas batu berbentuk nuri. Batu itu awalnya di tanah kering. Tetapi dengan kekuatan spiritualnya, Dang Hyang Nirartha memindahkan lokasi batu ke pusat pantai dan menyebutnya Tanah Lot, yang berarti batu di tengah lautan.

Ular Suci di Pura Tanah Lot di Bali

Keunikan Pura Tanah Lot di Bali juga tidak terlepas dari keberadaan ular yang oleh masyarakat setempat dianggap ular suci. Komunitas Hindu setempat juga percaya bahwa ular suci di Pura Tanah Lot memiliki kemampuan untuk mencegah ancaman kejahatan dan bahaya. Secara ilmiah, ular tersebut memiliki nama ilmiah Bungarus candidus dan dikenal sebagai salah satu ular laut beracun.

Dengan mengatakan itu, ular suci di Pura Tanah Lot akan menyerang siapa saja yang berniat untuk merusak kuil. Namun dalam kehidupan sehari-hari, ular ini cukup jinak. Bahkan pengunjung dapat menyentuh ular suci ini tanpa harus khawatir diserang. Orang Bali juga percaya, jika seseorang yang menyentuh ular suci ini akan menerima semua permintaan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *